Jangan punya mental manten anyar

“Kalau mau jadi Guru itu, jangan punya mental MANTEN ANYAR (Penganten Baru) yang hanya maunya disowani (dikunjungi). Tapi kalian harus terjun dan turun ke bawah, tahu permasalahan, kuasai permahasalahan, lalu selesaikan permasalahan. Seorang direktur KMI harus tahu Jumlah santri seluruh Gontor dan Gontor Cabang ini berapa, jumlah Gurunya berapa. 
Bagian pengasuhan santri, kemarin saya suruh menghitung jumlah kran untuk Wudlu di seluruh Gontor ini berapa, yang bisa digunakan berapa, yang tidak bisa digunakan berapa, berapa menit waktu yang dibutuhkan seorang santri untuk berwudlu, lalu saya suruh menghitung waktu seaindainya seluruh santri ini batal, butuh waktu berapa menit dan dibadingkan dengan waktu wudlu sebelum maghrib itu. 
Ternyata waktu yang diperlukan kurang, bahkan jika santri ini seperempatnya saja yang ambil wudlu, itu masih kurang. Berarti ada santri yang sholat maghrib tidak pakai wudlu, karena takut oleh disiplin pesantren, takut oleh bagian pengajaran dalam masjid (waktu itu belum ada qism Ta’mir).

Maka saya rubah aturannya, wudlu waktunya harus cukup, sampai seluruh santri bisa menunaikannnya. 
Itu staf KMI, harus tahu jumlah papan tulis di Gontor ini berapa, jumlah meja dan kursi untuk pendidikan dan pengajaran santri berapa, jumlah jendela kelas itu berapa, jumlah santri yang sakit berapa, yang di Bagian kesehatan berapa, yang di BKSM (Balai kesehatan Santri dan Masyarakat) berapa, agar kita semua tahu dan mengerti, bahwa kita ini menjaga amanah, dan memelihara kepercayaan. 
Santri itu punya orang tua, dan mereka melepas anak-anak mereka itu dengan tangis dan doa. Maka jangan sia-siakan amanah ini…..”
(KH Abdullah Syukri Zarkasyi, disebuah Kemisan -acara perkumpulan Guru setiap hari kamis-)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s